Kita umumnya merasa ingin buang air kecil beberapa kali sehari. Tekanan di kandung kemih mengakibatkan dorongan ini, yang seharusnya akan hilang setelah seorang berkemih. Namun, beberapa orang mengalami tekanan ini monoton dan terasa sakit. Ini adalah kondisi yang nir normal.
Apa yg mengakibatkan tekanan pada kandung kemih?
Tekanan pada kandung kemih baisanya dikenal sebagai sindrom nyeri kandung kemih, atau interstitial cystitis (IC). Jenis nyeri kandung kemih kronis ini tidak selaras dengan kejang yg mungkin terjadi dalam syarat misalnya kandung kemih terlalu aktif atau infeksi saluran kencing (ISK).
Tekanan di kandung kemih terasa lebih seperti sakit yang konstan daripada kontraksi otot.
Dokter nir konfiden apa sebenarnya yg mengakibatkan tekanan pada kandung kemih ini. Kandung kemih umumnya mengisi & kemudian memberikan sinyal ke otak Anda untuk buang air kecil.
Namun, waktu ada tekanan pada kandung kemih, frekuwensi-sinyal ini ikut bercampur. Karena itu Anda mungkin merasa seperti perlu buang air mini lebih tak jarang, tetapi tidak banyak mengeluarkan urine. Gejala ini juga dikenal menggunakan istilah anyang-anyangan.
Tekanan pada kandung kemih jua bisa disebabkan oleh:
- kelainan dalam lapisan kandung kemih
- reaksi autoimun
- genetik (keturunan)
- infeksi
- alergi
Faktor risiko terjadinya tekanan di kandung kemih
Kondisi ini lebih sering terjadi dalam orang dewasa daripada anak-anak. Selain itu, berdasarkan National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases di Amerika Serikat, syarat ini 2 kali lebih banyak terjadi dalam wanita dibandingkan laki-laki .
Memiliki syarat lainnya pula bisa menaikkan kemungkinan terjadi tekanan di kandung kemih yang menetap. Kondisi tersebut biasanya nyeri kronis atau kelelahan atau irritable bowel syndrome (IBS).
Pilihan pengobatan buat tekanan pada kandung kemih
Ada banyak sekali pilihan perawatan yang bisa Anda gunakan galat satunya atau dengan kombinasi.
Perawatan primer
- Terapi fisik. Dapat membantu menghilangkan rasa sakit ketika nyeri otot & kasus jaringan ikat di dasar panggul.
- Obat-obatan yg dijual bebas, seperti ibuprofen atau acetaminophen (paracetamol) bisa membantu menghilangkan rasa sakit.
- Obat resep. Dokter Anda mungkin meresepkan antidepresan trisiklik buat membantu mengendurkan kandung kemih atau antihistamin buat membantu menggunakan urgensi.
Terapi lanjutan
- Stimulasi saraf. Ini termasuk pilihan buat stimulasi saraf listrik transkutan (TENS) dan stimulasi saraf sakral. Prosedur-mekanisme ini dapat membantu apa pun, mulai berdasarkan rasa sakit hingga frekuensi buang air kecil.
- Pembesaran kandung kemih. Dokter akan meregangkan kandung kemih Anda menggunakan air.
- Obat-obatan yg diinfus. Obat-obat ini dimasukkan pribadi ke kandung kemih Anda melalui selang yang dimasukkan ke pada uretra Anda. Obat umumnya tertinggal di dalam kandung kemih Anda selama sekitar 15 mnt. Prosedur ini akan diulang setiap minggu selama enam hingga delapan minggu.
- Terapi alternatif
Akupunktur merupakan pilihan pengobatan alternatif yang menjanjikan. Meski pengobatan ini belum relatif diuji klinis buat memperlihatkan keampuhannya, dokter Anda mungkin akan menaruh pilihan ini bila memang sempurna buat Anda.

0 Response to "Apa Penyebab Tekanan di Kandung Kemih dan Bagaimana Mengatasinya?"
Post a Comment