Tak kasus melahirkan si kecil lewat operasi caesar. Namun, masih poly saja mitos yang dipercayai tentang melahirkan caesar yg menciptakan para calon mak resah & juga takut. Berikut mitos & informasi seputar operasi caesar yang seringkali Anda dengar.
Apa saja mitos seputar melahirkan caesar?
Mitos 1: Setelah melahirkan caesar, tidak akan sanggup melahirkan normal
Fakta: Setelah menjalani operasi caesar nir akan menghalangi Anda untuk mencoba melahirkan normal. Jika Anda ingin melahirkan melalui vagina selesainya operasi caesar, Anda akan menjalani percobaan atau persalinan setelah bedah caesar atau disebut menggunakan TOLAC (Trial or Labour After Caesarean).
Uji coba ini akan menentukan apakah Anda aman buat melahirkan secara normal. Biasanya hasilnya akan positif bagi kebanyakan wanita. Menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists, lebih kurang 60-80 % wanita yg menjalani TOLAC berhasil melahirkan melalui vagina.
Secara holistik, operasi caesar sebelumnya akan berdampak kecil dalam rencana persalinan normal Anda di ke depannya.
Mitos 2: Masa pemulihan melahirkan caesar dan normal sekitar sama
Fakta: Setelah melahirkan caesar umumnya boleh pulang antara tiga hingga lima hari setelah prosedur. Masa pemulihannya sendiri sanggup mencapai empat minggu.
Sementara jika Anda menjalani persalinan normal, Anda bisa pulang ke tempat tinggal sesudah satu atau 2 hari & membutuhkan waktu pemulihan kurang lebih satu hingga 2 minggu.
Anda pula perlu menghindari olahraga berat, mengangkat benda berat, & bekerjasama seksual ad interim saat.
Mitos tiga: Ada batasan berapa kali melahirkan caesar
Fakta: Tidak terdapat jumlah batasan buat menjalani operasai caesar yg kondusif. Anda mungkin menjalani beberapa operasi caesar atau Anda mampu hanya sekali. Hal ini tergantung pada masing-masing kondisi kehamilan.
Namun, tetap saja akan terdapat risiko untuk setiap mekanisme yang Anda jalani. Ini termasuk bekas luka uterus, cedera kandung kemih & usus, perdarahan, dan komplikasi menggunakan plasenta. Karenanya, risiko akan semakin semakin tinggi saat Anda ingin menambah lebih poly jumlah anak.
Mitos 4: Anda tidak akan mencicipi apa pun selama melahirkan caesar
Dengan obat bius, rasa sakit bukanlah sensasi yang normal buat dialami selama operasi caesar, namun Anda mungkin masih mencicipi tekanan. Bagaimanapun, terdapat bayi yg keluar berdasarkan perut Anda. Mual & muntah baik sebelum atau setelah operasi caesar jua cukup normal.
Menurut Cochrane Pregnancy and Childbirth Group, gejala-tanda-tanda tadi mungkin ditimbulkan oleh tekanan darah rendah perempuan atau obat-obatan yang diberikan selama operasi caesar.
Mitos lima: Melahirkan caesar nir memungkinkan kontak kulit ke kulit menggunakan bayi
Fakta: Setelah bayi lahir, mak dianjurkan untuk menaruh hubungan kulit ke kulit menggunakan si mini . Badan bunda akan mengatur suhu tubuh bayi yang baru lahir.
Setelah melahirkan caesar, beberapa bagian tubuh sebagai sangat sensitif bagi ibu. Namun, ini bukan berarti hubungan kulit dengan kulit tidak mungkin. Ini hanya masalah menemukan posisi yang tepat yg nyaman bagi ibu buat memiliki kontak kulit dengan kulit bayi. Saat mempersiapkan operasi caesar, Anda sanggup mendiskusikan menggunakan bidan atau dokter semua kemungkinan cara memulai hubungan kulit ke kulit.

0 Response to "5 Mitos Populer Tentang Melahirkan Dengan Operasi Caesar (dan Faktanya)"
Post a Comment